News & Events

  • January 01, 2022

Pintu Kedatangan Internasional Bandara Juanda Dibuka, Luhut: Jangan Ada Penumpukan

Pintu kedatangan internasional Bandara Juanda dibuka secara bertahap bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan penjelasan terkait hal ini.

Luhut menegaskan, pembukaan Bandara Internasional Juanda di Jawa Timur secara bertahap bagi PPLN dilakukan guna menghindari resiko peningkatan/penyebaran Covid-19.

“Secara umum kesiapan Bandara Juanda dan tempat karantina sudah baik,” kata Luhut dalam keterangan resminya, dikutip pada Sabtu (1/1/2022).

“Tetapi saya minta pembukaan bandara ini dilakukan secara bertahap seperti misalnya setiap seminggu sekali ada evaluasi, ada learning process,” sambung Luhut.

Untuk tahap awal, Menko Luhut memaparkan, Bandara Juanda dapat menerima 3 penerbangan internasional per minggunya dan hanya untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Sementara itu, evaluasi dilakukan setiap satu minggu, dan jika hasilnya baik, maka tidak menutup kemungkinan adanya penambahan jumlah penerbangannya.

“Saya minta Kemenhub, Kemenkes, Pangdam Brawijaya, Kapolda Jatim, dan AP1 memantau dan melakukan evaluasi terus-menerus proses dan alur kedatangan PPLN di Bandara Juanda,” ujarnya.

 

Alur kedatangan internasional Bandara Juanda

Untuk alur kedatangan itu sendiri, ada sejumlah hal yang menjadi perhatian terkait alur proses kedatangan penumpang dari luar negeri supaya tidak terjadi penumpukan.

Selain itu, Luhut meminta adanya perhatian terhadap penambahan personel untuk setiap alur serta integrasi data dengan Kementerian Perhubungan.

“Alur bandara ada beberapa titik menjadi perhatian kita, jangan sampai ini menjadi penumpukkan,” ujarnya.

Lebih jauh, luhut menyampaikan bahwa dia telah meminta BNPB, Gubernur Jatim, Pangdam Brawijaya, Kapolda Jatim, dan PHRI memastikan proses karantina berjalan dengan lancar.

"Saya minta pengawasan dilakukan secara ketat sehingga tidak ada kebocoran. Selain itu pastikan segala kebutuhan logistik wisma karantina dapat dipenuhi dan anggarannya tersedia,” tambah Menko Luhut.

Perihal akan diberlakukannya kebijakan ini, Luhut juga menekankan agar semua pekerja dari bandara hingga di tempat karantina untuk diberikan proteksi yang memadai dan dilakukan tes secara rutin.

Dengan persiapan yang baik, Menko Luhut yakin proses penerimaan penumpang dari luar negeri di Bandara Juanda akan lebih baik.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan bahwa Bandara Internasional Juanda siap membuka pintu masuk kedatangan bagi penumpang penerbangan internasional.

Budi Karya mengaku memang menginisiasi untuk membuka pintu kedatangan internasional Bandara Internasional Juanda di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Rencana pembukaan Bandara Juanda bagi penerbangan internasional dari luar negeri dilakukan untuk mengurai kepadatan yang terjadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

“Karena sekitar 30 persen pelaku perjalanan internasional ini berasal dari Surabaya dan Nusa Tenggara Barat,” ujar Budi Karya dalam keterangan resminya, dikutip pada Sabtu (25/12/2021).

Selama ini, Pemerintah menerapkan pembatasan pintu masuk perjalanan penumpang internasional, termasuk yang menggunakan pesawat udara.

Pintu masuk perjalanan udara sebelumnya hanya bisa dilakukan melalui Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional Hang Nadim Batam, dan Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang.

Covid-19 Task Force Team

Indonesia Ministry of Health Covid-19 Task Force Indonesian Hotels & Restaurants Association 5th Territorial Military Regional Command / Kodam V Brawijaya National Disaster Management Authority